Tips Merawat Bahan Katun Agar Awet

Bahan katun merupakan bahan yang paling banyak digunakan sebagai bahan utama pakaian karena memiliki keunggulan dibandingkan dengan bahan lainnya diantaranya adalah mudah menyerap keringat serta nyaman saat dipakai.

Perawatan bahan katun relatif lebih mudah dibandingkan bahan lainnya yang harus berhati hati dalam mencucui karena warna bias memudar. Sebelum mengetahui lebih lanjut cara merawat bahan katun, sebaiknya terlebih dahulu mengenal berbagai jenisnya.

 Jenis-jenis bahan katun yang ada di pasar

  1. Katun Jepang, bahan ini diproduksi oleh jepang sehingga produsen baju yang ining menggunakan bahan ini harus mengimpor terlebih dahulu, bahan ini memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah permukaan bahan halus, warna tajam, tidak luntur serta daya serap tinggi.
  2. Katun paris, kain jenis ini biasanya mudah temukan diproduk hijab, seperti pashmina.
  3. Katun biasa, dibanding dengan jenis katun lainnya, katun jenis ini lebih diminati karena harga lebih terjangkau, serta memiliki daya serap yang bagus.
  4. Katun foil, kemampuan serap kain jenis ini lebih rendah karena bahan yang digunakan lebih tipis dari katn biasa meskipun demikian kualitas warna cukup awet.
  5. Katun silk, seperti katu jepang, katun ini memiliki warna yang tajam, kekurangan yang dimilikinya adalah kurangnya daya serap.

Perawatan bahan katun

Perawatan katun memang istimewa apabila anda menginginkan bahan ini tetap awet. Berikut adalah beberapa cara untuk merawat baju gamis dengan bahan katun yang dapat anda jadikan referensi.

  1. Menggunakan deterjen yang sesuai, deterjen yang digunakan harus sesuai dengan bahan sehingga tidak merusak katun anda. Bisa dengan cara memilih pelembut sehingga dapat menjaga tekstur katun.
  2. Disarankan mencuci manual atau dengan mesin cuci mode soft,umumnya katun memiliki permukaan lembut dan mudah rusak apabila sering dicuci dengan mesin cuci. Ada baiknya cuci dengan menggunakan air hangat untuk mencuci katun warna putih dan katun warna gelap dengan air dingin, supaya mengurangi resiko tekstur kain berubah jadi lebih kasar.
  3. Apabila katun terkena noda yang susah dihilangkan, bisa dicoba dengan menggunakan air hangat atau menggunakan formula khusus.
  4. Pengeringan disarankan tidak di bawah terik matahari langsung. Panas yang sangat menyengat dapat merusak serat kain.
  5. Saat menyetrika, gunakan suhu rendah hingga sedang supaya bahan tidak rusak.

Perawatan tersebut dapat di praktekkan supaya bahan lebih awe. Pemakaian pemutih dapat merusak serat kain karena mengandung zat kimia. Apabila anda merawat sesuai prosedur, bakaian anda bakal awet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *